Kenapa Onde Itu Bulat ? Dan Apa Makna Di Balik Tradisi Makan Onde di Bulan Desember ?

Mengapa Onde berbentuk bulat?

Secara tradisi, perayaan Dongzhi atau Tang-cheh merupakan sebuah perayaan untuk berkumpul bersama keluarga di musim dingin di Tiongkok. Kembali berkumpulnya anggota keluarga atau reuni dengan makan onde bersama dengan menggunakan mangkuk di meja bundar menjadi tradisi perayaan tersebut. Reuni dan kebersamaan inilah yang disimbolkan oleh bentuk bulat (nampak bundar saat dilihat dari jauh) dari makanan Tangyuan atau  Onde atau Ronde. Asal kata dari nama makanan Onde atau Ronde di Indonesia pun berasal dari kata “Ronde” dalam bahasa Belanda yang berarti bulat, sesuai dengan bentuk dari makanan tersebut.

Kebersamaan dan ikatan antar anggota keluarga tidak hanya disimbolkan dengan bentuk bulat dari Onde, tetapi juga dari sifatnya yang lengketnya karena terbuat dari tepung ketan. Diharapkan para anggota keluarga memiliki ikatan yang erat atau lengket satu sama dengan lain. Dan disajikannya Onde dalam kuah air gula memberikan simbol hubungan erat keluarga yang manis.

Makna lain dari bulatnya Onde juga dapat ditelusuri dari ajaran filsafat kuno Tiongkok mengenai Yin dan Yang, gelap dan terang. Setelah perayaan Dongzhi yang jatuh pada musim dingin disaat lebih banyak gelap dari pada terang dan energi negatif lebih banyak, maka musim akan berganti menjadi musim semi disaat terang lebih mendominasi dan energi positif lebih banyak. Filsafat ini disimbolkan oleh salah satu gambar pada Hexagram (Ba Gua / Pa Kwa / Pa Kua) dalam kitab I Ching yang disebut fù (復) yang berarti “Kembali”. Hal ini sesuai dengan bentuk bulat yang saat menelusurinya secara lurus dari satu titik maka akan kembali lagi ketitik semula.

Legenda

Menurut salah satu legenda, di Tiongkok pada masa Dinasti Han, hidup seorang gadis pelayan bernama Yuanxiao di Istana raja. Ia memiliki keahlian memasak bola-bola ketan (Tangyuan), dan hanya masakan inilah yang merupakan masakan terbaik yang dapat ia masak. Karena peraturan istana yang ketat, ia tidak bisa keluar istana untuk kembali menemui kedua orang tuanya. Karena ia sangat merindukan kedua orang tuanya, ia menangis sepanjang waktu, siang dan malam, bahkan ia berusaha untuk melakukan bunuh diri karena kerinduannya itu.

Kisah kehidupan Yuanxiao yang malang tersebut terdengar oleh seorang menteri kaisar yang menemuinya dan berjanji untuk menolongnya keluar istana. Menteri tersebut melaporkan peristiwa ini kepada sang kaisar. Tapi, peraturan istana adalah peraturan yang tidak bisa dilanggar oleh siapapun kecuali ia memiliki jasa besar yang pantas menerima hadiah dari sang kaisar. Sang menteri pun mencari cara agar dapat mengeluarkan Yuanxiao dari istana.

Saat itu sekitar sebulan menjelang tahun baru penanggalan Tionghoa (Imlek). Dan setiap bulan pertama tanggal 15 penanggalan Imlek (Cap Go Meh), sebuah festival besar dirayakan untuk berterima kasih kepada Kaisar Langit dengan memberikan persembahan makanan. Sebuah gagasan tebersit dalam kepala sang menteri. Ia mengusulkan kepada sang kaisar agar memerintahkan Yuanxiao untuk membuat bola-bola ketan (Tangyuan) yang lezat sebanyak mungkin untuk disajikan sebagai persembahan kepada langit dan dimakan oleh kalangan istana dalam festival tersebut sebagai syarat agar ia bisa keluar dari istana. Sang kaisar pun menyetujuinya.

Kemudian sang menteri menemui dan memberitahu Yuanxiao mengenai tugas yang diberikan oleh kaisar. Dengan senang hati Yuanxiao menerima tugas tersebut dan memulai pekerjaannya. Siang dan malam, seorang diri ia memulung adonan tepung ketan menjadi Onde atau Tangyuan, satu per satu.

Tiba pada waktunya menjelang festival tanggal 15, Yuanxiao pun akhirnya menyelesaikan tugasnya membuat Tangyuan sebanyak mungkin. Dan tiba saatnya untuk dipersembahkan kepada kaisar dan di altar persembahyangan. Kaisar mencicipi Onde atau Tangyuan yang dibuat oleh Yuanxiao, dan ia merasa senang dan puas akan masakan tersebut.

Dianggap berjasa karena menunaikan tugas dari kaisar dengan baik, Yuanxiao akhirnya mendapatkan izin untuk keluar istana untuk menemui kedua orang tuanya. Dan sejak saat itu kaisar memberi nama masakan dari tepung ketan (Onde / Tangyuan) tersebut dengan nama Yuanxiao dan festival tanggal 15 bulan pertama Imlek (Cap Go Meh) disebut juga dengan Festival Yuanxiao.

Sejarah

Tidak diketahui secara pasti awal dari munculnya makanan Onde / Tangyuan. Menurut catatan sejarah, Tangyuan sudah menjadi makanan ringan yang populer di Tiongkok sejak Dinasti Sung. Nama Tangyuan pun memiliki nama-nama lain. Pada era Yongle dari Dinasti Ming, nama resmi dari makanan ini adalah Yuanxiao (berasal dari Festival Yuanxiao), yang digunakan di Tiongkok utara. Nama ini secara harfiah berarti “malam pertama”, merupakan malam bulan purnama pertama setelah Tahun Baru Imlek yang selalu jatuh pada bulan baru.

Namun di Tiongkok selatan makanan ini disebut dengan mana tangyuanatau tangtuan. Menurut legenda, pada masa pemerintahan Yuan Shikai pada tahun 1912-1916, Yuan Shikai tidak menyukai nama yuanxiao (元宵) karena terdengar identik dengan “menghilangkan Yuan” (袁 消) , oleh karenanya ia memberikan perintah untuk mengubah namanya menjadi Tangyuan. Nama baru ini secara harfiah berarti “bola bundar dalam sup”. Tangtuan sama berarti “kue bola dalam sup”. Dalam dua dialek Tionghoa utama di perdalaman Tiongkok selatan, yaitu Hakka dan Kanton, “Tangyuan” diucapkan seperti tong rhen (Hakka) dan tong jyun (Kanton) . Istilah “tangtuan” (Hakka: tong ton, Kanton: tong tyun) sendiri tidaklah umum digunakan dalam dialek ini sebagaimana Tangyuan. (https://smystery.wordpress.com/2012/12/20/makna-di-balik-tradisi-makan-onde-di-bulan-desember)

Makna dalam Acara Festival Onde.

Dong Zhi festival (Perayaan makan Onde)
Dong Zhi dalam bahasa Hokkian "Tang Cue"

Dōngzhì Festival atau Winter Solstice Festival (Hanzi: 冬至; pinyin: dōng Zhi; "Musim Dingin Ekstrim") adalah salah satu festival yang paling penting dirayakan oleh Tiongkok dan Asia Timur,ketika sinar matahari yang paling lemah dan siang hari terpendek.

Asal-usul festival ini dapat ditelusuri kembali ke filsafat Dao ,Yin dan Yang : sebagai keseimbangan dan harmoni dalam kosmos,alam semesta. Setelah hari perayaan, maka siang hari berangsur - angsur menjadi lebih panjang sehingga energi positif juga mulai mengalir masuk
Signifikansi filosofis ini dilambangkan oleh I Ching hexagram fu (复, "Returning")

Awal festival ini mulai dirayakan adalah pada masa dinasti Han (206 SM - 220 M) dan berlanjut hingga dinasti Tang dan Song (tahun 618 - 1279)

Pada masa dinasti Qing (1644 - 1911) perayaan ini bahkan dianggap sama pentingnya dengan perayaan musim semi.

Pada zaman kuno, orang-orang Tionghoa merayakan Winter Solstice Festival (Dong Zhi) dengan mengunjungi kerabat dan teman-teman, dalam banyak cara yang sama seperti orang Tionghoa Tahun Baru Imlek.

Ada pesta adat, dan bisnis akan menutup untuk hari ini.
bola ketan yang dikenal sebagai "tang yuan" atau kita sebut "Onde"dikonsumsi sebagai simbol persatuan dan keharmonisan keluarga pada hari ini.

Tapi apa yang dimaksud winter solstice?
Sebuah titik balik matahari adalah ekspresi astronomi yang menjelaskan waktu dalam tahun ketika matahari yang berjarak sangat jauh dari katulistiwa kita.

Ada satu titik balik matahari di musim panas, sesuai dengan hari terpanjang dalam setahun, dan satu lagi di musim dingin, sesuai dengan hari terpendek dalam setahun.
Musim mungkin berbeda-beda, namun, mengingat belahan bumi yang kita bicarakan.

Titik balik matahari musim dingin disebabkan oleh bumi mencapai titik terjauh dari matahari, Ketika bumi mengelilingi matahari itu secara bersamaan berputar pada porosnya. Ketika titik ini terjadi, satu belahan lebih jauh dari matahari dan sehingga terjadi musim dingin.

Pada saat yang sama, belahan bumi yang lain lebih dekat ke matahari dan musim panas.

Kata solstice berasal dari "solstitium", yang merupakan kata Latin.
Solstitium Kata ini berasal dari kata Latin "sol", atau matahari, dan "stitium", yang diterjemahkan untuk berhenti.
Ketika solstice terjadi, matahari tampak seperti yang telah dilakukan persis seperti itu. Mencapai ketinggian yang hampir sama pada siang hari setiap hari selama beberapa hari sebelum dan setelah solstice.

Di belahan bumi utara, musim dingin solstice jatuh di kedua Desember 21 atau 22 setiap tahun ketika matahari muncul tepat di atas tropis of Capricorn.

Untuk belahan bumi selatan, 20 atau 21 Juni adalah titik balik matahari musim dingin, yang terjadi ketika matahari bersinar langsung di atas tropis of Cancer.

Titik balik matahari musim dingin selalu menandai hari terpendek dalam setahun dan malam terpanjang dalam setahun.
Kebanyakan budaya menganggap hari ini menjadi tengah-tengah musim dingin di kalender mereka. Tanggal solstice telah mengejutkan hanya digerakkan oleh satu hari dalam tiga ribu tahun.

Banyak peradaban yang lebih tua mengamati titik balik matahari musim dingin sebagai periode yang dilahirkan kembali, karena matahari tampak seperti itu dibuat ulang dan siang hari berlangsung lebih lama.

Ini biasanya dilihat sebagai sesuatu yang baik ketika perubahan terjadi untuk menghilangkan kegelapan kejahatan dari dunia dan menerangi dunia dengan kebaikan.
Pada saat sekarang ini, beberapa orang masih merayakan festival cahaya.
Serupa dengan festival DongZhi Orang Tionghoa, orang barat mengamati ada perayaan penting dalam pergantian musim tersebut seperti Natal dan Hindu di Diwali, festival cahaya.

Secara turun - temurun, festival ini menjadi saat berkumpul bagi seluruh anggota keluarga menikmati
TangYuan (湯圓, orang Indonesia menyebutnya wedang ronde)
yang pasti setelah makan onde (Tang yuen)umur kita akan bertambah satu.

Ada yang mengatakan apabila umur anda 20 maka makanlah 20 butir + 1 Onde(TangYuen) lucu juga seandainya kakek kakek atau nenek nenek yang umur 90th harus menelan 90 butir + 1 butir Onde, + 1 berarti umur kita bertambah satu. (https://www.facebook.com/TiongHoa.Indonesia/posts/141217309364270)

Recent Posts

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *