Kelebihan Kompor Induksi

Toko Dapur ingin berbagi informasi mengenai kelebihan kompor induksi. Bisa Anda
perbandingkan setelah mengetahui kelebihan menggunakan kompor induksi dengan
kompor gas.
1. Bertenaga (Powerful) dan Efisien
Pada kompor IH, energi yang terbuang hampir tidak ada, pengubahan energi
listrik ke panas berlangsung dengan efektif. Sehingga dengan daya listrik lebih
kecil, kompor IH mampu mendidihkan air lebih cepat dari kompor gas. Tapi, jika
dibandingkan dengan sistem pembakaran seperti pada kompor gas yang
menyebabkan daerah sekeliling panci juga ikut panas, sistem IH hanya
memanaskan daerah sekitar alas. sehingga akan ada beberapa jenis masakan
yang kurang cocok jika menggunakan sistem IH ini. Kesimpulannya adalah:
efektifitas panas yang dihasilkan di sini tidak selalu disertai dengan efektifitas
dalam proses memasak.
2. Tidak mengeluarkan api
Berbeda dengan pemanasan yang menggunakan api, sistem IH yang tidak
menggunakan api ini menghasilkan kemungkinan terjadi kecelakaan luka bakar
yang rendah dan tingkat keamanan yang tinggi. selain itu, proses ini juga tidak
memanaskan udara di sekitarnya, sehingga orang yang sedang berada di dekat
alat masak IH tidak akan merasa kepanasan.
3. Mudah dalam mengatur temperatur
Melalui pengaturan jumlah arus listrik yang mengalir di kumparan, tingkat
kepanasan IH dapat dengan mudah disesuaikan dengan panas yang dibutuhkan.
4. Tingkat keamanan yang tinggi
Hal ini sesuai dengan keuntungan nomer 2 di atas, karena tidak mengeluarkan
api resiko luka bakar hampir tak ada. Resiko kebakaran karena jilatan api yang
menari-nari karena angin juga bisa dikatakan mendekati nol. Selain itu, dalam
keadaan kumparan teraliri arus listrik, permukaan IH tidak akan terasa panas jika
disentuh dengan jari yang hanya akan teraliri listrik dalam jumlah kecil (dalam
kondisi tidak sedang menggunakan logam seperti cincin, gelang, dkk). Tidak
adanya proses pembakaran menyebabkan tidak adanya risiko terjadinya
kekurangan oksigen dalam ruangan. Tapi ingat, menyentuh panci, wajan atau alat
masak dalam keadaan panas tentu saja bisa menyebabkan luka bakar loh.
5. Ekonomis
Dengan kemampuan tak jauh berbeda dengan kompor gas, kompor IH
memerlukan lebih sedikit energi untuk keperluan yang sama sehingga tagihan
listrik juga lebih murah. Selain ramah lingkungan, kompor ini juga ramah dompet.
6. Kompor Tetap Dingin
Adapun pada kompor induksi, energi listrik digunakan untuk menciptakan medan
magnet, yang menginduksi wajan atau panci. Akibat induksi magnetik, molekul
saling bertabrakan pada frekuensi tinggi. Friksi antarmolekul ini menciptakan
panas secara cepat.

Di sini terlihat panci atau wajan itu sendiri yang berfungsi sebagai elemen
pemanas. Ini lebih efisien karena memintas jalur perpindahan energi. Keunggulan
lain, permukaan kompor tetap dingin saat digunakan. Yang memanas hanya
wajan atau panci yang digunakan untuk memasak. Lebih aman, karena itu
memperkecil risiko luka bakar akibat keteledoran pemakaian.Berapa catu daya
yang dibutuhkan? Relatif tinggi; bisa mencapai 1.700 watt. Namun itu bisa diatur
hingga batas minimal 200 watt; meski durasi memasak menjadi lebih lama.
Sayangnya tak sembarang panci bisa digunakan. Perkakas dari aluminium,
stainless steel, atau tembaga tak bereaksi terhadap medan magnet sehingga
mesti dipensiunkan bila memutuskan beralih ke kompor teknologi baru ini.
Biasanya kompor induksi dijual satu paket dengan wajan atau panci yang bersifat
seperti baja, besi, atau logam lain.
Meskipun demikian, jangan buru-buru membuang perkakas bekas. Bisa jadi panci
lama masih berguna. Untuk mengujinya, dekatkan sebatang magnet pada panci.
Jika menempel, berarti bisa digunakan pada kompor induksi meski efisiensinya
mungkin lebih kecil.
Nah sekarang coba Anda lihat perhitungan di bawah ini :
Perhitungan penggunaan tabung gas
1 tabung gas 12 kg harga : Rp.150.000,-/tabung
1 tabung bisa di pakai s/d 60 jam
Pemakaian dalam 1jam = Rp.150.000,- / 60jam = Rp.2500,-/jam
Perhitungan penggunaan kompor Induksi
(TDL terbaru : Rp.1.500,-/kwh)
Pemakaian 500watt / jam
Pemakaian 1jam x 500watt = 500watt / 0,5kwh
Biaya = 0,5kwh x Rp.1.500 = Rp. 750/jam
Jadi sahabat toko dapur, Anda dapat mempertimbangkan apabila ingin membeli
kompor yang Anda butuhkan. Untuk kompor induksi yang kami maksud, bisa Anda
beli di website kami.
http://beritafajar.blogspot.co.id/2012/04/kompor-induksi.html

Recent Posts

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *