Kelebihan Kompor Induksi

Toko Dapur ingin berbagi informasi mengenai kelebihan kompor induksi. Bisa Anda
perbandingkan setelah mengetahui kelebihan menggunakan kompor induksi dengan
kompor gas.
1. Bertenaga (Powerful) dan Efisien
Pada kompor IH, energi yang terbuang hampir tidak ada, pengubahan energi
listrik ke panas berlangsung dengan efektif. Sehingga dengan daya listrik lebih
kecil, kompor IH mampu mendidihkan air lebih cepat dari kompor gas. Tapi, jika
dibandingkan dengan sistem pembakaran seperti pada kompor gas yang
menyebabkan daerah sekeliling panci juga ikut panas, sistem IH hanya
memanaskan daerah sekitar alas. sehingga akan ada beberapa jenis masakan
yang kurang cocok jika menggunakan sistem IH ini. Kesimpulannya adalah:
efektifitas panas yang dihasilkan di sini tidak selalu disertai dengan efektifitas
dalam proses memasak.
2. Tidak mengeluarkan api
Berbeda dengan pemanasan yang menggunakan api, sistem IH yang tidak
menggunakan api ini menghasilkan kemungkinan terjadi kecelakaan luka bakar
yang rendah dan tingkat keamanan yang tinggi. selain itu, proses ini juga tidak
memanaskan udara di sekitarnya, sehingga orang yang sedang berada di dekat
alat masak IH tidak akan merasa kepanasan.
3. Mudah dalam mengatur temperatur
Melalui pengaturan jumlah arus listrik yang mengalir di kumparan, tingkat
kepanasan IH dapat dengan mudah disesuaikan dengan panas yang dibutuhkan.
4. Tingkat keamanan yang tinggi
Hal ini sesuai dengan keuntungan nomer 2 di atas, karena tidak mengeluarkan
api resiko luka bakar hampir tak ada. Resiko kebakaran karena jilatan api yang
menari-nari karena angin juga bisa dikatakan mendekati nol. Selain itu, dalam
keadaan kumparan teraliri arus listrik, permukaan IH tidak akan terasa panas jika
disentuh dengan jari yang hanya akan teraliri listrik dalam jumlah kecil (dalam
kondisi tidak sedang menggunakan logam seperti cincin, gelang, dkk). Tidak
adanya proses pembakaran menyebabkan tidak adanya risiko terjadinya
kekurangan oksigen dalam ruangan. Tapi ingat, menyentuh panci, wajan atau alat
masak dalam keadaan panas tentu saja bisa menyebabkan luka bakar loh.
5. Ekonomis
Dengan kemampuan tak jauh berbeda dengan kompor gas, kompor IH
memerlukan lebih sedikit energi untuk keperluan yang sama sehingga tagihan
listrik juga lebih murah. Selain ramah lingkungan, kompor ini juga ramah dompet.
6. Kompor Tetap Dingin
Adapun pada kompor induksi, energi listrik digunakan untuk menciptakan medan
magnet, yang menginduksi wajan atau panci. Akibat induksi magnetik, molekul
saling bertabrakan pada frekuensi tinggi. Friksi antarmolekul ini menciptakan
panas secara cepat.

Di sini terlihat panci atau wajan itu sendiri yang berfungsi sebagai elemen
pemanas. Ini lebih efisien karena memintas jalur perpindahan energi. Keunggulan
lain, permukaan kompor tetap dingin saat digunakan. Yang memanas hanya
wajan atau panci yang digunakan untuk memasak. Lebih aman, karena itu
memperkecil risiko luka bakar akibat keteledoran pemakaian.Berapa catu daya
yang dibutuhkan? Relatif tinggi; bisa mencapai 1.700 watt. Namun itu bisa diatur
hingga batas minimal 200 watt; meski durasi memasak menjadi lebih lama.
Sayangnya tak sembarang panci bisa digunakan. Perkakas dari aluminium,
stainless steel, atau tembaga tak bereaksi terhadap medan magnet sehingga
mesti dipensiunkan bila memutuskan beralih ke kompor teknologi baru ini.
Biasanya kompor induksi dijual satu paket dengan wajan atau panci yang bersifat
seperti baja, besi, atau logam lain.
Meskipun demikian, jangan buru-buru membuang perkakas bekas. Bisa jadi panci
lama masih berguna. Untuk mengujinya, dekatkan sebatang magnet pada panci.
Jika menempel, berarti bisa digunakan pada kompor induksi meski efisiensinya
mungkin lebih kecil.
Nah sekarang coba Anda lihat perhitungan di bawah ini :
Perhitungan penggunaan tabung gas
1 tabung gas 12 kg harga : Rp.150.000,-/tabung
1 tabung bisa di pakai s/d 60 jam
Pemakaian dalam 1jam = Rp.150.000,- / 60jam = Rp.2500,-/jam
Perhitungan penggunaan kompor Induksi
(TDL terbaru : Rp.1.500,-/kwh)
Pemakaian 500watt / jam
Pemakaian 1jam x 500watt = 500watt / 0,5kwh
Biaya = 0,5kwh x Rp.1.500 = Rp. 750/jam
Jadi sahabat toko dapur, Anda dapat mempertimbangkan apabila ingin membeli
kompor yang Anda butuhkan. Untuk kompor induksi yang kami maksud, bisa Anda
beli di website kami.
http://beritafajar.blogspot.co.id/2012/04/kompor-induksi.html

Recent Posts

Cara Menata Isi Kulkas Agar Lebih Rapi dan Menarik

Bagaimana agar kulkas Anda dapat terlihat lebih rapi, bersih dan menarik Sahabat Toko Dapur? Selain
memudahkan mencari makanan yang Anda butuhkan, ketika dilihat pun tidak membuat Anda pusing
karena berantakan dan baunya yang campur aduk. Dengan keadaan kulkas yang rapi, makanan yang ada
di dalamnya pun kualitasnya akan terjaga lebih baik.
Ada cara untuk mewujudkan keinginan Anda, yaitu dengan menata isi kulkas Anda berdasarkan kategori
makanan dalam rak yang sama. Di mulai dari rak kulkas yang paling atas atau rak pertama.

1. Rak Pertama
Pada rak paling atas Anda bisa gunakan untuk menyimpan makanan siap saji atau kemasan seperti
sosis, cake atau susu. Makanan sisa juga dapat Anda simpan di sini dengan wadah tertutup dan kedap
udara. Untuk keju, sebelum Anda masukkan ke dalam rak ini sebaiknya dibungkus alumunium foil
agar tidak cepat kering.

2. Rak Kedua
 Buah-buahan adalah makanan yang tepat di rak kedua dengan wadah yang berventilasi.
 Namun jangan simpan buah-buahan yang seharusnya tidak dimasukkan ke dalam kulkas seperti
alpukat, pepaya, pisang, kiwi, tomat, manggis, sawo, sirsak, dan jenis buah berbiji keras seperti
plum, beri hitam serta bua sejenisnya. Cukup simpan dalam kantong atau wadah kertas coklat saat
belum matang. Tapi, jika telah matang, jangan lupa untuk disimpan di lemari es.
 Hindari menyimpan buah yang busuk karena mereka akan mengeluarkan gas yang meningkatkan
pembusukan ke buah lainnya.

3. Rak Ketiga
 Rak ketiga atau rak paling bawah bisa Anda gunakan untuk daging mentah, ikan dan daging unggas
dalam wadah yang tertutup yang akan diolah dalam waktu yang lama.
 Bila diletakkan di rak paling atas atau rak pertama, makanan di bawahnya bisa jadi akan tercemar
tetesan cairan dari daging, terutama pada daging unggas.
 Jika akan diolah dalam waktu dekat, sebaiknya cukup diletakkan di chiller (berwarna transparan
dan terletak di antara freezer dan lemari es)
 Khusus untuk rak pertama, kedua dan ketiga diperlukan wadah yang membuat kulkas Anda rapi.
Jadi, selain mengurangi bau dan membuat makanan lebih awet, penyimpanan kulkas pun menjadi
lebih bersih, rapi dan menarik.

4. Pintu Kulkas
Simpan minuman, susu cair dan sirup di sini. Untuk telur bisa disimpan di tempat yang telah
disediakan untuk telur, cuci telur sebelum dimasukkan kulkas agar bakteri Salmonella Enteritidistidak
menyebar ke makanan lainnya.

5. Freezer (Evaporator)
 Disini adalah tempat pembuatan es. Jangan sampai Anda masukkan makanan yang memiliki
kandungan air banyak, seperti buah dan sayuran, karena akan membuat mudah busuk.
 Jangan masukkan botol kaca berisi air, karena bisa pecah ketika air membeku.
 Tempat ini khusus dimasukkan makanan beku seperti es krim, daging beku, sayuran beku
dan frozen food
 Dengan penataan seperti ini kulkas Anda akan menjadi bersih dan rapi, selain itu penataan dengan
wadah yang rapi juga membuat kulkas semakin menarik. Anda tidak lagi kebingungan saat mencari
makanan dan terganggu dengan bau dari kulkas yang menyengat karena kulkas Anda telah sehat
dan bersih.
Selamat mencoba Sahabat Toko Dapur!

Sumber : http://resepkoki.co/cara-menata- isi-kulkas- agar-lebih- rapi/

Recent Posts

Tips agar Dapur menjadi Bersih dan Terawat

Tips dibawah ini sangat mudah diterapkan dan mungkin tidak pernah terpikirkan oleh Anda
sebelumnya. Semua tips dibawah ini menggunakan bahan-bahan alami yang biasanya sudah
tersedia di dapur atau dirumah. Bahan yang digunakan seperti: lemon / jeruk nipis, baking soda,
koran, sikat gigi bekas, dll.

Kami yakin, beberapa diantaranya dapat membuat hidup dan pekerjaan anda menjadi lebih mudah
dan praktis. Silahkan dibaca dan dipraktekkan yah…

1. Menghilangkan Bau Pada Kotak Makan
Sering kesal dengan bau pada kotak makan jika terlambat dicuci? Cara menghilangkannya mudah
sekali. Berikut ada beberapa alternatif yang bisa Anda lakukan.

 Ambil garam – Bau pada kotak plastik seringkali datang dari sisa-sisa makanan yang bersembunyi
dalam goresan-goresan plastik. Gosoklah kotak makan kesayangan anda dengan garam dapat
menghilangkan sisa-sisa makanan yang terperangkap dan, tentu akan menghilangkan bau.
 Kertas koran – Apakah kotak makan Anda masih bau? cobalah dengan koran! Remas-remas
beberapa lembar koran kemudian celupkan dengan sedikit air. Letakkan koran tersebut kedalam
kotak, lalu tutup, dan biarkan beberapa hari. Bahan arang yang terkandung dalam kertas koran dapat
menyerap bau tak sedap.
 Kopi – Kopi salah satu pilihan smart mengusir bau. Untuk kotak kecil, cukup masukkan satu atau dua
sendok makan biji kopi. Untuk kotak yang besar, gunakan 3-5 sendok biji kopi. Masukkan kopi ke
dalam kotak makan, atau tupperware, tutup, kemudian simpan beberapa hari. Kopi akan menyerap
bau.

2. Menghilangkan Noda Pada Plastik Kotak Makan
Jus tomat, kuah, bumbu minyak, atau makanan berwarna (yang pasti yummy banget..) dapat
menimbulkan noda pada kotak makan. Noda tersebut susah untuk dihilangkan, meskipun anda telah
menggosoknya berkali-kali.

Cobalah cara ini: Isi kotak plastik anda dengan air hangat (sedikit panas lebih baik) kemudian
tambahkan 2-5 sendok teh (tergantung dari besar kecilnya kotak plastik anda) lemon. Biarkan
terendam selama beberapa menit, kemudian gosok ringan dengan spon. Asam pada lemon akan
menguraikan noda makanan dengan mudah.

3. Membersihkan Gagang Kompor yang Penuh dengan Lemak & Minyak

Membersihkan gagang kompor itu rada ribet. Ribetnya adalah karena terkena minyak, lemak, dan
bumbu-bumbu sehabis memasak yang susah dihilangkan. Lalu bagaimana cara untuk
membersihkannya? Digosok? Jangan! Karena itu dapat merusak lapisan coating-nya.

Gunakan amonia! Ambil sekitar 1/4 cangkir amonia dan isikan dalam kantong plastik besar (zipper).
Anda hanya perlu sedikit amonia, bukan mencoba untuk merendam kompor. Anda hanya ingin
menutupnya dengan asap amonia.

Tinggalkan semalaman. Asap dari amonia membuat lemak dan minyak yang mengeras menjadi larut.
Besoknya, tinggal bersihkan dengan spons

4. Membersihkan Bak Cuci Piring
Bak cuci piring seringkali menjadi tempat yang sangat kotor, berminyak, dan dapat menjadi sumber
bakteri & kuman meskipun sudah dicuci dengan cairan pembersih piring. Untuk hasil maksimal
gunakan cuka untuk membersihkan bak cuci piring agar terbebas dari kotoran, minyak, lumut dan
noda-noda.

Caranya: Tuangkan beberapa tetes (banyak juga boleh) cuka diatas permukaan bak cuci piring yang
ingin dibersihkan. Gosok-gosok menggunakan busa yang kasar tanpa menggunakan sabun. Cuci
bersih setelahnya, bak cuci akan kembali bersih kesat dan bebas dari minyak.

5. Cara Cepat Mencuci Blender
Kadang kita malas untuk mencuci blender setelah membuat jus segar, biasanya kita merendamnya
dengan air dan mencucinya dilain waktu. Ada cara cepat, praktis dan mudah mencuci blender.

Caranya: Setelah blender digunakan, isi kembali blender dengan air dan beberapa tetes cairan atau
sabun pencuci piring, kemudian letakkan kembali blender diatas motor penggeraknya. Hidupkan
blender selama kurang lebih 30 detik, dan bilas untuk hasil akhir. Blender anda kembali bersih.

6. Membersihkan Tempat Sampah Dapur
Tempat sampah dapur adalah benda yang sangat kotor, penuh dengan kuman dan bakteri. Meskipun
kita sudah melapisnya dengan plastik namun terkadang plastik yang kita letakan pada tempat
sampah tersebut lubang karena tertusuk benda yang ada didalamnya (seperti duri ikan, tusuk sate
dll) dan meninggalkan kotoran atau cairan sisa-sisa makanan dan menggendap di dasar tempat
sampah. Memberihkan tempat sampah tidak begitu sulit, caranya dengan menggunakan baking soda.

Caranya: Tuangkan baking soda dalam tempat sampah atau diatas sikat untuk membersihkannya.
Gosok dan sikat tempat sampah, dapat diulangi dengan menggunakan sabun untuk hasil maksimal.

7. Tips Membersihkan Bagian Bawah Panci dan Wajan
Bagian bawah wajan dan panci kerap sulit dibersihkan, apalagi wajan yang kerap meninggalkan sisa-
sisa minyak sehingga mengerak dan sulit untuk dibersihkan dengan spon atau sabut cuci piring. Ada
cara mudah untuk membersihkan pantat wajan dan panci.

Caranya: Gunakan sikat gigi bekas kemudian tuang beberapa tetes cairan pencuci piring kemudian
sikat-sikat, bilas hingga bersih.

Recent Posts

Kelebihan Kitchen appliances berbahan Stainless Steel

Sahabat Toko Dapur pecinta memasak, tentu memilih kitchen appliances atau alat – alat masak yang terbaik menjadi salah satu prioritas. Hal ini karena kualitas kitchen appliances yang baik diharapkan mampu menghasilkan cita rasa makanan yang istimewa dan tidak akan mengubah rasa masakan. Bila Anda adalah salah satu pecinta memasak, mulailah untuk mencari referensi material kitchen appliances yang terbaik.

Ada beragam material kitchen appliances yang biasa kita temui di pasaran. Mulai dari bahan plastik, aluminium, kaca, hingga yang lebih tradisional seperti kayu, batu, atau tanah liat, semua hadir dengan keunggulan serta keunikan masing – masing. Namun, ada satu lagi material yang juga cukup favorit digunakan sebagai material pembuat kitchen appliances yakni Stainless steel. Stainless steel merupakan material yang telah lama digunakan untuk kitchen appliances serta home appliances. Restauran dan Hotel telah lama menggunakan kitchen appliances berbahan stainless steel. Bahan ini bisa kita temui pada kitchen appliances seperti refrigerator, oven, dishwasher/ mesin pencuci piring, serta home appliances yang lain. Stainless steel adalah material yang cukup awet dan tahan lama

Selain itu, home appliances berbahan Stainless steel juga lebih mudah untuk dibersihkan. Maka dari itu, bagi Anda yang ingin membeli kitchen atau home appliances yang baru, disarankan untuk membeli barang – barang yang berbahan Stainless steel. Meskipun harga yang dibanderol relatif lebih tinggi, Setidaknya ada 5 keunggulan yang ditawarkan kitchen appliances berbahan Stainless steel.

1. Stainless steel mudah dirawat dan dibersihkan

Material Stainless steel tidak menyerap kotoran atau sisa – sisa makanan yang biasanya menempel pada kitchen appliances. Sehingga, bahan ini tak akan menimbulkan kerak atau bau tak sedap dari sisa – sisa makanan, meskipun alat – alat ini sering dipakai. Selain itu, Stainless steel juga relatif lebih mudah dibersihkan dari kotoran. Terlebih, permukaan Stainless steel juga tak mudah meninggalkan bekas sidik jari atau goresan, sehingga permukaannya akan tetap mengkilap meskipun sudah lama digunakan. Bahkan, permukaan Stainless steel juga relatif lebih tahan terhadap api serta tak mudah meninggalkan angus. Untuk membersihkan kotoran – kotoran yang melekat pada benda – benda berbahan Stainless steel pun cukup mudah. Bila tidak ada air, home appliances berbahan Stainless steel bisa dibersihkan dengan cara cukup dilap menggunakan kain berdaya serap tinggi serta bahan anti kuman. Namun, untuk menjaga permukaanya agar tetap licin dan mengkilap, Anda bisa menggunakan cairan cleaner khusus.

2. Jangka waktu penggunaan yang lama

Meskipun digunakan dalam jangka waktu yang lama, permukaan Stainless steel tidak akan mudah luntur atau memudar. Ditambah lagi, bahan Stainless steel tergolong tahan terhadap karat serta noda, sehingga kilau dan kilapnya tetap terjaga. Hal inilah yang membuat material Stainless steel cocok digunakan sebagai bahan kitchen appliances berkelas, karena kualitas dan nilai estetikanya tak mudah pudar oleh waktu.

3. Tidak meninggalkan kuman

Stainless steel merupakan bahan yang paling tahan dari kuman dan bakteri. Karena permukaan material Stainless steel tidak berpori, maka material ini tidak akan menyimpan atau meninggalkan kuman dan bakteri pada permukaannya dibandingkan dengan bahan plastik atau kayu. Untuk membersihkan noda atau kotoran yang melekat, cukup gunakan sabun pembersih atau anti kuman biasa, maka seketika kuman dan bakteri akan hilang. Bagi Anda yang memiliki anak – anak agar mereka terhindar dari kuman dan bakteri, Stainless steel merupakan bahan yang direkomendasikan, khususnya sebagai bahan kitchen appliances.

4. Terlihat menarik dari segi tampilan

Appliances berbahan Stainless steel relatif lebih mudah menyatu dengan tipe atau tema desain dan dekorasi ruangan apapun. Permukannya yang licin serta mengkilap khas logam memungkinkan appliances berbahan Stainless steel ini terlihat mewah dan berkelas, sehingga menarik dari segi tampilan. Namun untuk mengimbanginya, Anda bisa memadukan home appliances berbahan Stainless steel dengan bahan lain, misalnya plastik atau kayu. Karena cukup menarik dari segi tampilan, Stainless steel bisa digunakan untuk melapisi permukaan logam apa saja, misalnya, washers, dryers, countertops, refrigerators, freezers dan kompor gas.

5. Tidak mempengaruhi bau serta rasa makanan

Ketika Anda menggunakan kitchen appliances tertentu, Anda mungkin sering dibuat kesal dengan bau dan rasa makanan yang tercemar akibat penggunaan material yang digunakan tidak sesuai standar. Bila hal ini sering terjadi, mungkin Anda perlu segera mengganti peralatan masak serta peralatan makan Anda dengan bahan Stainless steel. Stainless steel merupakan bahan yang paling higienis karena tidak meninggalkan kuman dan bakteri pada permukaannya, sehingga Anda bisa yakin bahwa makanan yang Anda konsumsi relatif lebih steril. Selain itu, kontak antara permukaan Stainless steel dengan bahan makanan tidak akan mempengaruhi rasa maupun aroma makanan, sehingga Anda bisa menikmati makanan lebih leluasa tanpa khawatir akan kontaminasi dari appliances yang akan merusak aroma dan rasa masakan.

So, Sahabat Toko Dapur tidak perlu khawatir terhadap kitchen appliances dari Toko Dapur. Semua produknya berbahan stainless steel.

Sumber : http://www.dapurmodern.org/2014/09/alat-masak-stainless-steel.html

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Recent Posts

Prinsip Cara Menata Dapur Agar Terlihat Rapi

Halo sahabat toko dapur,

Sudahkah Anda merencanakan untuk merapihkan dapur kesayangan Anda akhir pekan ini? Nah, kali ini Toko dapur ingin memberikan prinsip dasar agar dapur Anda selalu terlihat lebih rapih dan nyaman.

Di simak yah tips di bawah ini :

  1. Bersih. Kebersihan dapur mutlak menjadi prioritas utama karena dapur merupakan tempat menyimpan dan menyiapkan makanan. Bersihkan meja dapur, lemari es, sekitar kompor, lantai, dan permukaan-permukaan lain dengan produk pembersih setiap kali Anda selesai memasak.
  2. Kering. Area sekitar wastafel cuci piring rawan menjadi becek. Bila mungkin, letakkan rak khusus di atas atau dekat wastafel untuk meniriskan perkakas yang baru dicuci sehingga tetesan airnya tidak meluber ke mana-mana. Segera lap ceceran air supaya tidak meninggalkan noda air kering atau kerak kapur.
  3. Bebas bau. Uap masakan yang terlalu pekat bisa meninggalkan bau di dapur dan ruang-ruang lain. Gunakan bahan-bahan atau produk penyerap bau dan usahakan sirkulasi udara di dapur lancar agar uap terbawa angin ke luar rumah.
  4. Ringkas. Sembunyikan sebanyak mungkin objek dapur agar tidak berserakan. Anda bisa mempertimbangkan mengganti rak piring terbuka dengan lemari, kabinet, dan laci dapur untuk menyimpan peralatan masak dan bahan-bahan dapur. Jika ruang penyimpanan terbatas, Anda bisa menyiasatinya dengan menggantung peralatan masak di dinding tanpa mengabaikan estetika. Pindahkan kelebihan masakan ke wadah dan simpan di dalam kulkas, daripada membiarkannya di dalam panci yang digeletakkan begitu saja.

Kalau ingin mewujudkan penataan dapur Anda lebih praktis, Anda bisa menaruh peralatan masak dan bahan-bahan dapur agar mudah ditemukan dan dijangkau, seperti :

  1. Garam, lada bubuk, dan bumbu-bumbu siap pakai sebaiknya disimpan di dekat kompor. Begitu juga dengan peralatan masak utama, seperti wajan dan panci andalan.
  2. Peralatan makan bisa disimpan lebih jauh dari kompor tetapi dekat dengan tempat cuci piring.
  3. Loyang dan peralatan panggang lebih baik disimpan di dekat oven.
  4. Simpan perkakas dapur yang jarang dipakai di tempat yang lebih tersembunyi di dalam lemari.

Tips menata peralatan dapur di dalam kabinet dan laci

Menata kabinet dinding dapur:

  1. Alokasikan satu kabinet untuk bumbu-bumbu kering siap pakai, tepung, dan biji-bijian. Simpan setiap jenis bahan tersebut di toples-toples transparan. Minyak-minyakan dan saus botolan bisa juga masuk dalam kabinet ini.
  2. Sediakan satu kabinet untuk persediaan kopi, teh, makanan kaleng, dan makanan instan. Anda bisa membiarkan bahan-bahan ini di kemasan aslinya sehingga Anda bisa melacak tanggal kedaluwarsanya.
  3. Taruh bahan-bahan yang jarang dipakai di lokasi paling tinggi di dalam kabinet dinding, bukan di atas kabinet dinding!

Menata laci dapur:

  1. Gunakan penyekat di dalam laci teratas untuk mengelompokkan sendok makan, sendok teh, garpu, pisau makan, pisau dapur, sendok sayur, dll. Pastikan Anda menyimpan benda-benda tajam di laci yang jauh dari jangkauan anak-anak atau di laci yang bisa dikunci
  2. Laci-laci yang lebih besar bisa dipakai untuk menyimpan tumpukan panci, wajan, wadah-wadah plastik, dll.
  3. Manfaatkan ruang di bawah wastafel untuk menyimpan produk-produk pembersih. Pastikan ruang ini terkunci agar tidak bisa dijangkau anak-anak.

Ayo segera mulai menata peralatan dapur kesayangan Anda sekarang. Jangan tunggu sampai hari-hari besar tiba, baru Anda memulai untuk merapihkan dapur Anda sendiri. Kebersihan dapur kita itulah cerminan diri kita sendiri. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Sahabat Toko Dapur.

Sumber : https://www.cleanipedia.com/id/kamar-mandi-dapur/cara-menata-dapur-agar-rapi-dan-ringkas
pinterest.com
cleanipedia.com
eistplus.com

Recent Posts

Meja Dapur Bagus

5 Tips Cermat Dalam Memilih Pelapis Meja Dapur

Meja dapur adalah tempat yang paling sering digunakan saat beraktivitas di dapur. Mulai dari mengiris bumbu, memotong bahan-bahan masakan, hingga meletakkan barang-barang berat atau yang kadang masih panas. Untuk itu pelapis meja dapur atau yang sering disebut countertop haruslah dipilih yang berbahan kuat, tahan gores, tahan panas, dan mudah dibersihkan.

Ada berbagai jenis bahan yang digunakan untuk countertop, diantaranya batu alam, kayu, baja kaca, keramik, dan bahan-bahan sintetis (beton, solid surface, teraso). Semua bisa digunakan untuk pembuatan pelapis meja dapur, tapi tentu saja untuk memilih, Anda harus mempertimbangkan intensitas penggunaan dapur. Sebab masing-masing material tersebut berbeda daya tahan dan kualitasnya.

Oleh karena itu Anda perlu lebih cermat untuk memilih meja dapur Anda, berikut hal yang perlu Anda perhatikan sebelum membeli pelapis meja dapur

5 Tips Cermat Memilih Meja Dapur

Meja Dapur Countertop 1
                           Countertop
  • Pilih Bahan yang Punya Daya Tahan Tinggi

Karena digunakan untuk berbagai keperluan dapur, pilih material pelapis yang tahan gores dan tahan kelembapan. Untuk itu Anda bisa pilih material alam seperti batu marmer dan granit, atau material buatan seperti keramik dan solid surface.

  • Mudah Perawatannya

Keramik dan kaca adalah material yang bisa Anda pilih jika yang Anda prioritaskan adalah kemudahan dalam membersihkan. Jika berupa potongan-potongan tile, hindari menggunakan tile yang terlalu kecil karena akan menyebabkan nat semakin banyak. Untuk pemasangan tile, pastikan agar jarak nat tidak terlalu lebar.

  • Mudah Diperbaiki

Karena intensitas penggunaan yang tinggi, kemungkinan bahan untuk rusak juga tinggi. Alangkah baiknya jika memilih material seperti granit dan solid surface yang mudah diperbaiki. Jika ada retak atau berlubang, tinggal ditambal. Pikirkan kembali jika pilihan Anda stainless steel dan kaca. Sebab, jika kedua material ini rusak di sebagian sisi saja, harus diperbaiki keseluruhan.

  • Memiliki Sedikit Pori

Bahan yang berpori banyak memungkinkan noda atau kotoran tertinggal di dalamnya dan susah dibersihkan sehingga menyebabkan berkembangnya kuman dan bakteri. Untuk itu pilih material solid surface. Marmer dan granit juga bisa dipilih asalkan Anda rajin melakukan perawatan secara rutin.

  • Aman Untuk Kesehatan

Karena meja dapur sering digunakan untuk mengolah makanan, maka makanan akan selalu bersentuhan dengan permukaan meja. Agar aman untuk kesehatan Anda, gunakan material pelapis yang mengandung bahan kimia yang membahayakan bahan kimia yang membahayakan kesehatan Anda.

Dapat disimpulkan, dari sekian material yang digunakan, solid surface adalah pilihan yang tepat untuk pelapis meja dapur Anda. Selain dengan kualitasnya yang bagus, solid surface yang bahannya terbuat dari 100% akrilik ini juga berfungsi untuk menambah keindahan meja dapur dan kitchen set secara keseluruhan.

Sumber:

Mykitchenart Home Collection 2014 Magz

Recent Posts

Cara Cegah Serangga Masuk Dapur

Cara Cegah Serangga Masuk Dapur

Cara Cegah Serangga Masuk Dapur

Dapur merupakan salah satu ruangan penting di dalam rumah yang kebersihannya harus selalu dijaga. Hal ini karena disinilah Anda menyiapkan makanan untuk keluarga, menyimpan bahan makanan dan juga menghabiskan banyak waktu. Oleh karena itu, dapur harus terbebas dari yang namanya kotoran, sampah dan juga serangga yang bisa memicu berbagai penyakit.

Kecoa semut hingga tikus adalah beberapa jenis hewan yang sering ditemui masuk ke dalam dapur. Akan sangat riskan jika Anda memakai sejenis pestisida untuk membunuh hewan-hewan tersebut karena bisa juga mengontaminasi bahan makanan yang ada di sekitarnya. Cara terbaik agar dapur Anda bebas dari serangga adalah dengan melakukan tindakan pencegahan. Namun jika serangga tersebut sudah terlanjur masuk ke dapur Anda, ada cara untuk mengatasinya. Berikut ini ada cara-cara efektif yang bisa Anda lakukan untuk cegah serangga masuk ke dapur.

 

Cuci peralatan dapur segera setelah selesai digunakan

Alat masak, piring, gelas dan piring kotor harus segera dicuci setelah Anda selesai memasak atau makan bersama. Sisa makanan yang ada di piring kotor bisa mengundang serangga mampir ke dapur Anda. Oleh karena itu, jangan biarkan piring kotor berada lama di wastafel. Segera cuci dan buang sisa makanan ke tong sampah.

Pasang penerangan yang memadai

Perhatikan lampu yang ada di dapur Anda. Jika terlihat temaram dan tidak terlalu terang, segera ganti dengan lampu yang lebih terang. Hal ini untuk membuat dapur terlihat lebih bersih, tidak lembab dan terang sehingga membuat hewan seperti tikus takut untuk masuk ke dapur.

Buang sampah setiap hari

Biasakan untuk selalu membuang sampah yang ada di dapur ke luar rumah setiap hari. Anda pasti membuang banyak bahan makanan mentah plus sisa makanan yang tidak habis ke dalam tong sampah di dapur bukan? Jika tak segera dibuang keluar, hal ini bisa memancing serangga dan tikus masuk ke dapur untuk mencari makanan.

 

Nah, jika dapur Anda sering didatangi serangga dan hewan pengerat seperti tikus, tak perlu terlalu panik. Ada kok cara untuk mengusir mereka jauh-jauh dari dapur Anda! Seperti disebutkan diatas, sebisa mungkin minimalisir penggunaan pestisida atau racun untuk membunuh hewan-hewan tersebut. Bahan kimia yang ada di racun bisa mengenai bahan makanan yang Anda simpan di dapur Ujung-ujungnya bisa menyebabkan gangguan kesehatan serius bagi Anda dan keluarga. Berikut ini ada 5 bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk buat dapur bersih bebas serangga.

Daun Kemangi

Selain bisa dijadikan lalapan, daun kemangi segar ternyata juga bisa digunakan untuk mengusir serangga di dapur lho! Aromanya yang kuat membuat serangga tidak ingin dekat-dekat dengan kemangi. Cara penggunaannya pun sederhana. Letakkan kemangi di dalam botol yang berisi air lalu taruh di sudut-sudut dapur. Selain mengusir serangga, aroma fresh kemangi juga bisa buat dapur terasa lebih segar.

Kopi Bubuk

Ambil kopi bubuk lalu letakkan di piring. Setelah itu bakar dengan korek api hingga mengeluarkan asap. Asap ini bermanfaat usir serangga di dapur Anda.

Air Lemon

Peras lemon lalu letakkan di botol spray. Setelah itu semprotkan ke area dapur yang sering didatangi serangga, seperti sudut-sudut kabinet, pintu dapur dan sebagainya.

 

Menjaga kebersihan dapur dari serangga merupakan salah satu Tips dapur Sehat. Semoga bermanfaat!

Sumber : www.sunlight.co.id

Dapur Sehat Modern

8 Tips Ciptakan Dapur Sehat Dan Nyaman

Dapur Sehat 1 Modern

Dapur sehat bagaikan jantung bagi sebuah rumah. Dari dapurlah, makanan dan minuman tercipta untuk memenuhi kebutuhan primer pangan keluarga. Agar proses meracik dan memasak makanan jadi mudah, buat dapur menjadi nyaman dan sehat dengan memerhatikan tata letak komponen yang ada di dapur.

Dapur yang Efisien

Dapur Sehat 3 Modern

Besar maupun kecil ukuran dapur Anda tidak masalah, yang terpenting dapat melaksanakan fungsinya dengan baik yaitu tempat untuk melakukan proses memasak. Dapur seluas apapun jika tidak tepat dalam menempatkan dan mengatur komponen yang dibutuhkan, tidak akan memberikan rasa nyaman. Misalnya, saat Anda akan memasak kaldu ayam, namun lupa meletakkan kaldu bubuk yang biasa Anda gunakan, mungkin anda akan menjadi semakin sibuk mencari kaldunya.

Komponen utama di dapur adalah meja dapur, kompor, bak cuci, dan lemari peralatan dapur. Letak masing- masing komponen harus diatur untuk mempermudah kinerja saat memasak. Untuk bumbu-bumbu sebaiknya diletakkan dalam toples kecil rapi pada rak bersampingan dengan kompor. Buat juga laci-laci di meja dapur untuk menyimpan peralatan yang sering digunakan. Lalu maksimalkan fungsi dinding untuk meletakkan peralatan memasak. Di dekat bak cuci letakkan rak untuk piring, gelas, dan peralatan dapur lain sesudah dicuci. Anda tidak membutuhkan tenaga untuk berjalan menata peralatan makan dan masak tersebut.

Selain menata komponen dapur yang sesuai dengan dapur idaman, kitchen set dapat membantu Anda mempermudah dalam peletakkan komponen-komponen dapur. kitchen set dinilai lebih praktis untuk menjalankan fungsi dapur secara efisien dengan tampilan yang minimalis dan elegan.

Dapur Sehat

Dapur Sehat 2 Modern

Sesudah menata dapur menjadi lebih efisien, kini saatnya membuat dapur menjadi lebih bersih. Membersihkan dapur merupakan kewajiban yang tidak boleh tertunda. Mengapa? Karena ruangan ini dipakai setiap hari, bahkan bisa 2 -3 kali dipakai untuk memasak beragam hidangan. Sampah dan kotoran yang tercipta saat memasak harus dibersihkan secara berkala. Membiarkan dapur kotor terlalu lama sama saja dengan membiarkan makanan yang dimasak terkontaminasi bakteri. Agar dapur senantiasa tampak bersih, rapi dan tidak bau, ikuti tips dibawah:

  • Cuci Peralatan Masak Setelah Digunakan

Noda dari peralatan masak akan makin sulit dibersihkan apabila dibiarkan terlalu lama. Jangan tunda mencuci peralatan dapur dengan air sabun. Air panas juga dapat digunakan saat bilasan terakhir untuk membunuh kuman maupun bakteri yang tersisa.

  • Lap Kompor Usai Dipakai

Saat menggoreng makanan, seringkali minyak terciprat keluar, begitu pula saat memasak apapun seringkali tidak sengaja kuah keluar dari wajan. Untuk tetap menjaga kondisi dapur sehat, janganlah menunda untuk segera membersihkan noda-noda yang ada disela- sela kompor agar tidak menjadi kerak.

  • Rutin Membersihkan Bak Cuci Piring

Usai mencuci peralatan masak, bersihkan bak dengan menyiram air bersih. Lalu, buang sisa kotoran di bagian saringan. Jangan lupa untuk mengganti spons cuci piring seminggu sekali. Spons cuci piring yang lembap bisa menjadi tempat bakteri berkembang.

  • Bersihkan Lantai

Saat memasak, tidak jarang air dan makanan terjatuh di lantai. Oleh karena itu, bersihkanlah lantai secara berkala, pastikan tidak ada kotoran. Kondisi dapur yang bersih menandakan salah satu kondisi dapur sehat.

  • Buang Sampah Setiap Hari

Sampah dapur terdiri atas sampah basah dan kering. Jika tidak segera dibuang, sampah tersebut dapat membuat ruangan menjadi bau, mendatangkan lalat, semut, tikus.

  • Cuci Toples Bumbu

Mungkin kebanyakan dari kita jarang untuk mencuci toples bumbu. Namun, ternyata menurut penelitian, tempat bumbu adalah bagian yang memiliki banyak bakteri karena jarang dibersihkan. Oleh karena itu disarankan untuk membersihkan toples bumbu paling tidak dua minggu sekali.

  • Bersihkan Rak Piring

Rak piring merupakan tempat menaruh piring dan gelas bersih. Apa jadinya jika tempat menaruh peralatan makan bersih, ternyata penuh debu. Paparan debu otomatis membuat rak piring kotor, maka bersihkan rak piring seminggu sekali.

  • Perhatikan Sirkulasi Udara

Kebersihan tidak selalu menyangkut apa yang terlihat, tapi juga apa yang tercium. Suda tentu dapur membutuhkan sirkulasi udara yang lancar untuk masuknya udara segar dan mengeluarkan asap pembakaran serta aroma masakan. Apabila anda merasa sirkulasi udara tidak lancar, Anda bisa menambahkan exhaust fan di dapur Anda.

Sekian 8 tips ciptakan dapur sehat dan nyaman dari Toko Dapur, semoga tips-tips ini berguna bagi Anda semua. Apabila ada pertanyaan, jangan sungkan dan ragu-ragu untuk bertanya. Kami akan siap membantu Anda

Bagi anda yang belum mengetahui siapa Toko Dapur, bisa baca disini Toko Dapur: Toko Peralatan Dapur

Sumber:

Mykitchenart Home Collection 2014

Recent Posts